Detak jantungku, hembus napasku, kedipan mataku, bisikan dutelinga, sentuhan dikulitku, teriakan dan lengkingan dari suaraku.
Dan juga juga perasaan yang tersimpan dalam hati. Hari ini, kemarin dan nanti kan kutulin sebagai catatan detik ini 31
agustus 2012 jumat 12;25. Kisah hari-hari yang bagiku belum berarti,
kebahagiiaan yang belum bisa diraih, pekerjaan yg dibanggakan, jabatan
yg diagungkan dan wanita yang aku cintai (semua belum aku rangkuli)
kemarin aku adalah pelajar yang ditanggung oleh orang tua ku, hari
ini aku pengangguran yang tak tentu arah, namun esok aku harus gapai
cita-citaku. Kadang aku terdiam dan menyesali langkahku, kadang aku
termangu melihat jejak langkahku, dan kadang aku tegar tuk hadapi hidup
yang bahagia ketika keluhanku kuserahkan pada tuhan (alloh swt).
Hidup itu memang adalah cerita yang kelak akan disampaikan atau
diulang kembali oleh anak cuucu kita, jadi tergantung catatan yang kita
tulis mka itu yg akan dibacakan kelak.
seperti saat ini aku hanya bisa bicara dan belum bisa berbuat, tapi
aku tetap bersukur karna masih bisa didengar, tapi besok aku akan
berbuat agar bisa dilihat.
Karna ketika sinergi antara lisan dan tulisan maka terciptalah seharah.kehdupanku hari ini masih terasa pahit dan sangat mengeringkan
tenggorokanku, aku butuh air dan setetes madu, namun itu hanya hayalan
jikala keadaan tak aku rubah. Tat kala angin bertiup kebarat dan ketimur
aku bagai debu yang bisa tertiup begiitu saja karna akar pohon belum
merangkulku sebagai mana tanah yang basah, Kadang aku berhayal ketika aku kelak mati apa yang akan dikenang
anak cucuku kala ku mati jika tak ada yang bisa mereka banggakan, dan
akupun langsung terpaku.
Kadang aku terpana saat kulihat orang disekelilingku yang lebih
murung dariku karna meratapi kehidupanya lebih miris dariku dan akupun
merasa tenang dan coba membagi kebahagianku, dan kadang aku merasa gelap
gulita ketika kulihat orang di sekelilingku mempunyai harta berlimpah
dan hidup mewah....
Dan aku terperanjak dari semua lamunku. Aku harus bangkin dan bergerak karna tuhan masih memberikan kesabaran dan ketegaran kepadaku tuk jlani hidup.
Dan aku pun berkata jalanku masih panjang.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar